Perubahan sektor diperlukan karena pergerakan arus dapat memengaruhi datum atau titik acuan pencarian.
Dengan penyesuaian tersebut, tim SAR dapat memperluas atau menggeser area penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang kemungkinan terbawa arus dari lokasi awal kecelakaan.
Meski sektor pencarian berubah, tim SAR tetap menyisir area di sekitar bangkai kapal. Basarnas memperkirakan masih terdapat kemungkinan korban keluar dari badan kapal setelah operasi sebelumnya sehingga kawasan di sekitar bangkai tetap menjadi bagian penting dalam strategi pencarian.
“Jadi, saya pastikan operasi tidak akan pernah sama, apalagi memang kita sudah menggunakan aplikasi,” ujar Syafii dilansir dari Antara.
Syafii juga menegaskan setiap keputusan dalam operasi SAR memiliki dasar teknis dan hukum.










