Selasa, 25 Agustus 2026

Betonisasi Jalan Tambakcemandi Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Masyarakat Ikut Mengawasi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Subandi Bupati Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek betonisasi kawasan Tambakcemandi, Sedati, Senin (24/8/2026). Foto: Diskominfo Sidoarjo

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat pengerjaan betonisasi ruas Jalan Desa Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, yang saat ini mengalami deviasi pekerjaan sekitar 4 persen dari target.

Subandi Bupati Sidoarjo meminta kontraktor pelaksana segera mengejar keterlambatan tersebut tanpa mengabaikan kualitas pembangunan. Ia juga mengajak kepala desa, konsultan pengawas, dan masyarakat ikut mengawasi perkembangan proyek di lapangan.

Permintaan itu disampaikan Subandi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek, Senin (24/8/2026). Ruas jalan yang dibetonisasi memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar 6 meter.

Saat sidak, Subandi melihat langsung proses pengerjaan saluran air menggunakan U-ditch. Untuk mengejar deviasi pekerjaan, kontraktor telah menambah alat berat ekskavator dari sebelumnya satu unit menjadi dua unit.

“Alhamdulillah ekskavatornya sudah ditambah satu lagi. Sehingga ada dua unit ekskavator untuk mempercepat pengerjaan. Mudah-mudahan deviasi ini segera tertutup,” ujar Subandi.

Menurut Subandi, kondisi cuaca yang mendukung harus dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan. Namun, percepatan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kualitas betonisasi Jalan Tambakcemandi.

Ia menilai pengawasan dari berbagai pihak menjadi kunci agar pembangunan berjalan sesuai target dan spesifikasi yang ditetapkan. Karena itu, kepala desa dan masyarakat diminta aktif memantau aktivitas proyek.

“Kalau sampai satu atau dua hari tidak ada kegiatan di lapangan, kepala desa harus segera melaporkan,” tegasnya.

Subandi juga meminta perkembangan pekerjaan diperbarui secara rutin. Dengan pemantauan yang konsisten, setiap kendala di lapangan diharapkan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi.

Selain mengejar progres fisik, kontraktor diminta memastikan ketersediaan U-ditch dan material lainnya. Menurut Subandi, kesiapan material penting agar pengerjaan tidak kembali terhambat.

“Kalau U-ditch dan semua materialnya sudah ready, saya yakin percepatan pekerjaan bisa dilakukan. Karena U-ditch ini kadang juga tergantung, menunggu kering, dan kondisi lainnya. Makanya, kita pastikan semuanya. Mudah-mudahan pekerjaan bisa selesai tepat waktu seperti yang kita harapkan,” katanya.

Bupati Sidoarjo menargetkan betonisasi Jalan Tambakcemandi tetap selesai pada Desember 2026. Dengan waktu pengerjaan yang masih tersedia, ia optimistis deviasi sekitar 4 persen dapat dikejar.

Selain betonisasi, Subandi meminta penataan lingkungan di sepanjang ruas jalan dilakukan secara bersamaan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan tiang jaringan milik sejumlah provider.

Ia menilai sejumlah titik memiliki terlalu banyak tiang provider yang berpotensi mengganggu kerapian dan penataan ruang jalan.

Subandi meminta jumlah tiang yang berlebihan ditertibkan dengan berkoordinasi bersama pemilik jaringan. Jika dalam satu lokasi terdapat empat atau lima tiang, ia mengusulkan cukup dua tiang yang dipertahankan, sementara sisanya dapat dipotong atau dipindahkan sesuai hasil koordinasi.

“Saya butuh kerapian karena sekalian kita lakukan penataan,” katanya.

Konsultan pengawas proyek juga diminta segera berkoordinasi dengan pemilik jaringan untuk menata tiang-tiang tersebut. Penataan diharapkan dapat berjalan bersamaan dengan proyek betonisasi sehingga setelah jalan selesai, lingkungan di sekitarnya juga terlihat lebih tertata.

“Harapan kita, betonisasinya bagus. Penataannya bagus. Dan, masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dengan nyaman,” ungkap Subandi.

Subandi kembali menegaskan betonisasi Jalan Tambakcemandi ditargetkan rampung pada Desember 2026. Ia meminta pengawasan diperkuat agar percepatan pekerjaan tidak berdampak terhadap mutu pembangunan.

“Jangan sampai pekerjaan terlambat atau kualitasnya kurang baik, yang akhirnya menjadi beban masyarakat,” pungkasnya. (saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 25 Agustus 2026
26o
Kurs