Sudaryono memastikan tidak ada pihak luar yang diberi kewenangan untuk mengatur atau menawarkan aktivasi dapur atas nama BGN.
“Jadi dapur-dapur ini lebih dari BGN yang menghubungi mitra-mitranya, menempatkan kepala SPPG-nya, dan mengaktifkan VA (virtual account)-nya,” kata Sudaryono.
Dia meminta masyarakat dan calon mitra berhati-hati apabila menemukan pihak yang mengaku sebagai perwakilan BGN dan menawarkan bantuan untuk mengurus aktivasi SPPG.
Terlebih jika pihak tersebut meminta uang atau pungutan tertentu dengan alasan mempercepat proses aktivasi.
“Sekali lagi, penentuan dari mana yang kemudian dibuka, dan mana yang menjadi duluan, dan mana yang belakangan ditentukan oleh sistem, ditentukan oleh database kami. Jadi kami tidak mengotorisasi siapapun, tidak mengotorisasi asosiasi manapun, tidak mengotorisasi pribadi-pribadi manapun,” tegasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

