BGN juga akan melakukan verifikasi terhadap proses aktivasi. Sudaryono mengingatkan adanya potensi oknum yang mengatasnamakan pimpinan BGN untuk meminta pungutan atau melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.
Perluasan SPPG dilakukan bersamaan dengan penguatan pengawasan terhadap dapur MBG yang telah beroperasi.
Keamanan pangan menjadi salah satu perhatian utama BGN. Pengawasan dilakukan melalui penguatan standardisasi dapur, peningkatan kapasitas penjamah makanan, pengelolaan rantai pasok, serta pemantauan mutu dan keamanan pangan.
Pada September 2026, BGN sempat menghentikan sementara operasional 1.276 SPPG yang belum memenuhi persyaratan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dari jumlah tersebut, 821 SPPG masih dalam proses pendaftaran, 447 telah mendaftar tetapi belum memenuhi persyaratan, sedangkan delapan lainnya belum terkonfirmasi status SLHS-nya.

NOW ON AIR SSFM 100

