Badan Gizi Nasional (BGN) memprioritaskan pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap dapur juga akan diawasi melalui sistem digital terpadu agar lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai standar.
Sudaryono Kepala BGN pada Rabu (29/7/2026) mengatakan, data Kementerian Kesehatan mencatat 220 kabupaten/kota berstatus stunting tinggi dan 92 kabupaten/kota masuk kategori sangat tinggi. Sementara itu, 182 kabupaten/kota berada pada kategori sedang.
BGN akan memeriksa ketersediaan dapur MBG di setiap wilayah prioritas. SPPG yang sudah tersedia akan segera diaktifkan, sedangkan pembangunan baru diarahkan ke daerah yang belum terlayani.
Fokus awal mencakup Papua, Nusa Tenggara Timur, sejumlah wilayah Sumatra, dan sebagian Jawa.
NOW ON AIR SSFM 100

