Pemeriksaan direncanakan berlangsung lebih dari sekali untuk menilai dampak pemberian makanan terhadap kondisi gizi penerima.
Pengawasan dengan Sistem Terpadu
Selain memperbaiki ketepatan sasaran, BGN akan mengawasi seluruh kegiatan dapur MBG secara digital. Pengawasan mencakup pencatatan bahan baku, waktu dan suhu memasak, pendinginan, pengemasan, distribusi, penerimaan makanan, waktu konsumsi, pengembalian ompreng, pencucian, hingga pembelanjaan bahan pangan.
Sistem informasi BGN memiliki tujuh modul yang memuat data penerima manfaat, NIK, sekolah, serta proses distribusi makanan. Sistem tersebut digunakan untuk memastikan setiap SPPG menjalankan standar operasional prosedur dan memenuhi tingkat layanan yang telah ditetapkan.
BGN turut menyiapkan portal transparansi yang dapat diakses sekolah dan orang tua. Portal itu akan memuat menu harian, foto makanan, kandungan gizi, riwayat menu, lokasi dapur, serta identitas kepala SPPG.
Terkait dugaan pelanggaran dan praktik koruptif dalam pelaksanaan MBG, BGN telah menyerahkan penanganan hukumnya kepada kejaksaan dan aparat penegak hukum. BGN menyatakan siap memberikan akses terhadap data yang dibutuhkan selama proses pemeriksaan.
NOW ON AIR SSFM 100

