Sabtu, 22 Agustus 2026

BNPB Catat 777,7 Ton Bantuan Gempa NTT Sudah Disalurkan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Sejumlah barang bantuan untuk korban gempa NTT di Dermaga Semampir Koarmada II, Surabaya, Selasa (18/8/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 777,7 ton bantuan telah disalurkan melalui jalur udara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut dikirim secara bertahap selama periode 15-21 Agustus 2026 melalui dua jalur penerbangan, yakni pesawat TNI Angkatan Udara dan pesawat kargo komersial yang didanai melalui Dana Siap Pakai (DSP) BNPB.

Berton SP Panjaitan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, total bantuan yang telah didistribusikan hingga 21 Agustus mencapai 777.711 kilogram.

“Hingga 21 Agustus 2026, total bantuan yang telah didistribusikan melalui dua jalur udara tersebut mencapai 777.711 kilogram atau sekitar 777,7 ton,” kata Berton pada Sabtu (22/8/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 312.711 kilogram atau sekitar 312,7 ton dikirim menggunakan pesawat TNI AU.

Sementara 465.000 kilogram atau 465 ton lainnya merupakan bantuan yang bersumber dari DSP BNPB dan diangkut menggunakan pesawat kargo komersial.

Selain logistik, BNPB juga mengirimkan dukungan untuk kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak. Pada Jumat (21/8/2026), sebanyak 245 unit tenda pengungsi dikirim ke dua wilayah, yakni 201 unit ke Labuan Bajo dan 44 unit ke Maumere.

BNPB juga telah mengirim 2.968 unit tenda keluarga. Sebanyak 2.332 unit dikirim ke Labuan Bajo, sedangkan 636 unit lainnya menuju Maumere.

Dilansir dari Antara, Berton mengatakan bahwa stok bantuan di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma pada Jumat mencapai 576.948 kilogram atau sekitar 577 ton.

Persediaan tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, hingga pihak lainnya.

Sementara itu, distribusi bantuan melalui jalur udara kembali diperkuat pada Sabtu. Berdasarkan rencana penerbangan per pukul 07.00 WIB, Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat sortie menggunakan empat pesawat TNI AU.

Pesawat tersebut terdiri atas satu Airbus A400M dan tiga pesawat Boeing. Airbus A400M dengan kapasitas sekitar 22 ton direncanakan mengangkut bantuan menuju Maumere.

Dua pesawat Boeing, yakni A-7305 berkapasitas sekitar 10 ton dan A-7304 sekitar 5 ton, dijadwalkan menuju Labuan Bajo. Sementara Boeing A-7306 dengan kapasitas sekitar 10 ton kembali diarahkan ke Maumere. (ant/saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 22 Agustus 2026
31o
Kurs