Selasa, 14 April 2026

BNPB Catat Sejumlah Kejadian Cuaca Ekstrem di Jawa Timur yang Sebabkan Banjir dan Pohon Tumbang

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Lereng bukit longsor menimpa warga dan merusak tiga rumah di wilayah Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (12/4/2026). Foto Humas BNPB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian cuaca ekstrem yang mengakibatkan angin kencang, banjir dan tanah longsor di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Malang, Jawa Timur terjadi angin kencang pada Sabtu (11/4/2026), tepatnya di Desa Tanjungtirto, Kecamatan Singosari. Abdul Muhari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, setidaknya ada 16 kartu keluarga (KK) yang terdampak. Di mana sepuluh rumah rusak ringan, lima rusak sedang, dan satu rusak berat.

Selain itu, banjir juga dilaporkan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Banjir terjadi pada Minggu (12/4/2026) pukul 16.00 WIB.

“Akibat meluapnya aliran sungai yang merendam pemukiman warga. Sebanyak 740 KK terdampak di enam desa dan satu kelurahan, yaitu Desa Pekoren (Kecamatan Rembang), Desa Tambakan, Manuruwi, Masangan, Kelurahan Kalianyar (Kecamatan Bangil), serta Desa Rejosari dan Bendungan (Kecamatan Kraton),” kata Abdul pada keterangan tertulisnya, Senin (13/4/2026).

Banjir di beberapa wilayah seperti Kecamatan Kraton dan Rembang mulai surut, namun BPBD setempat tetap bersiaga.

Sementara di wilayah Jawa Tengah dilaporkan, di Kabupaten Semarang terjadi angin kencang pada Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, pada Sabtu (11/4/2026).

“Kejadian ini berdampak pada 11 KK atau 28 jiwa. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri, serta aparatur desa setempat telah melakukan penanganan dan menyalurkan bantuan logistik,” ungkapnya.

Di hari yang sama, angin kencang juga terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang berdampak pada Desa Katong dan Sugihan, Kecamatan Toroh.

“Sebanyak 24 KK terdampak, dengan kerusakan ringan pada 24 rumah, satu ruko terdampak, serta satu pohon tumbang. Penanganan dilakukan melalui pembersihan material bangunan bersama warga hingga Minggu (12/4/2026),” ungkapnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Rembang pada Minggu (12/4/2026). Pemicunya hujan lebat dan angin kencang yang melanda Desa Telgawah dan Desa Sendang Mulyo, Kecamatan Gunem.

“Sebanyak 14 KK terdampak, dengan kerusakan pada 10 rumah, tiga tempat usaha, dan satu kandang ternak. Pemerintah daerah melalui BPBD setempat telah melakukan pendataan, distribusi bantuan logistik, serta pembersihan material pohon tumbang bersama tim gabungan,” ujarnya.

Selain itu ada juga bencana tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Minggu (12/4/2026).

“Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, satu orang luka ringan, serta 11 jiwa terdampak. Korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pembersihan material longsor masih menunggu kondisi tanah yang stabil serta akses evakuasi yang memadai,” imbuhnya.

Meningkatnya kejadian bencana dalam beberapa waktu terakhir, mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, selama masa peralihan musim. Perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini sebelum melakukan aktivitas luar ruang, menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, serta menghindari aktivitas di area rawan bencana saat kondisi cuaca memburuk.

BNPB mendorong pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan melalui pemantauan wilayah rawan, penyediaan sarana dan prasarana, dan aktif menyebarkan informasi peringatan dini. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko serta dampak bencana akibat cuaca ekstrem.(lea/ris/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 14 April 2026
32o
Kurs