Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya meresmikan operasional fasilitas krematorium baru yang terintegrasi dengan layanan kedukaan digital di Jalan Demak, Surabaya milik Yayasan Adi Jasa, Sabtu (18/7/2026).
Pek Sugiarto Pangestu Ketua Yayasan Adi Jasa menjelaskan, layanan terbaru ini melengkapi fasilitas Rumah Duka yang sebelumnya memiliki 58 ruang persemayaman, 22 mesin pendingin, serta lebih dari 2.600 tempat penyimpanan abu jenazah.
Yayasan Adi Jasa juga mengembangkan inovasi layanan pembakaran jenazah yang beroperasi secara modern dengan teknologi Jerman yang diklaim ramah lingkungan karena bebas asap dan bau.
Sugiarto menyebut, dengan teknologi Jerman itu kini proses kremasi hanya membutuhkan waktu 90 menit dan 30 menit pendinginan.
“Keluarga bisa memilah-milah tulangnya untuk digiling. Digiling jadi abu, dimasukkan dalam guci, dan disimpan di tempat penitipan abu. Jadi tidak usah keluar jauh-jauh,” ujar Sugiarto.








