Jumat, 18 September 2026

BPOM Siapkan Rp509 Miliar pada 2027 untuk Awasi Keamanan Pangan MBG

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Taruna Ikrar (kanan) Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan bersama Sudaryono (kiri) Kepala Badan Gizi Nasional menyampaikan keterangan kepada pers usai rapat bersama Komisi IX DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Antara

Pengawasan MBG pada 2027 dibagi menjadi tiga kelompok kegiatan, yakni preventif, penelusuran, dan tindak lanjut perbaikan, serta surveilans.

Untuk kegiatan preventif, BPOM akan melakukan pendampingan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), edukasi keamanan pangan, pencegahan risiko berbasis kajian, hingga memperkuat kapasitas unit pelaksana teknis BPOM.

Sementara penelusuran dan tindak lanjut perbaikan mencakup investigasi insiden, penelusuran rantai pasok, tindakan koreksi, serta pengawasan setelah ditemukan masalah.

Adapun surveilans dilakukan melalui pengambilan dan pengujian sampel makanan MBG, untuk memastikan produk yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan.

“Di situ bisa terdata dari daerah-daerah mana yang rawan sehingga kita bisa telusuri. Harapan kita tidak terjadi kejadian luar biasa, yaitu keracunan makanan bagi anak-anak kita. Kalau terjadi, kita bisa cepat menelusuri untuk mitigasi supaya tidak terjadi lagi,” jelas Ikrar.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 18 September 2026
25o
Kurs