Kabar duka, Muhammad Sholeh pengacara asal Sidoarjo yang dikenal luas dengan sapaan Cak Sholeh, meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kabar meninggalnya pengacara yang terkenal dengan slogan “No Viral No Justice” itu dibenarkan Ana, istri almarhum. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidup almarhum memiliki kesalahan.
“Betul, suami saya meninggal. Mohon maaf kalau ada kesalahan dari suami saya,” kata Ana kepada Suara Surabaya, Jumat pagi.
Ana menjelaskan, Cak Sholeh meninggal setelah menjalani perawatan di RS Siloam. Ia menuturkan, almarhum telah lima tahunan ini menderita sakit autoimun dan dalam 20 hari terakhir dirawat di rumah sakit.
“Jam 3 pagi (meninggalnya), dirawat di RS Siloam. Sakit autoimun, sudah lima tahun sakitnya. Di rumah sakitnya sudah 20 hari,” ujarnya.
Jenazah Cak Sholeh rencananya dimakamkan di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Karena Cak Sholeh sebagai Wakil Pengasuh Pondok Pesantren tersbut.
Nama Cak Sholeh sendiri dikenal luas oleh publik sebagai pengacara yang aktif mengangkat berbagai persoalan hukum dan sosial melalui media sosialnya. Ia identik dengan slogan “No Viral No Justice”, yang kemudian juga menjadi nama lembaga bantuan hukum (LBH) yang dipimpinnya.
Selain dikenal sebagai advokat, Cak Sholeh juga pernah masuk dalam kontestasi politik daerah. Ia sempat mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Sidoarjo melalui PDI Perjuangan pada 2024. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

