Jumat, 25 September 2026

Dari Air AC hingga Air Hujan, Beragam Cara Warga Menghemat Air Hadapi El Nino

Laporan oleh Ananda Maharani
Bagikan
Ilustrasi, warga menghemat penggunaan air melalui pemanfaatan tandon dan pengelolaan tanaman hidroponik di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. Foto: Ilustrasi AI

Arif Firmansyah, pendengar SS lainnya, mengingatkan bahwa cuaca panas berkepanjangan juga berpotensi meningkatkan konsumsi listrik pada bangunan.

Ia mendorong penerapan konsep green building atau bangunan ramah lingkungan yang mampu menghemat listrik sekaligus mengolah kembali air limbah.

Senada dengan itu, Moch. Rudi Santoso pendengar SS menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi salah satu kunci penghematan air. Ia menyoroti harga air yang relatif murah sehingga sebagian masyarakat belum merasa perlu membatasi penggunaannya.

Rudi mendorong pemanfaatan teknologi daur ulang air limbah, penyediaan tandon untuk menjaga cadangan air bersih, serta pembatasan penggunaan air tanah.

Berbagai pengalaman para pendengar tersebut menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi El Nino dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah hingga gerakan bersama di lingkungan kampung.

Penghematan air, perbaikan daerah resapan, dan pengelolaan limbah menjadi langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk menjaga ketersediaan air, tidak hanya ketika musim kemarau tiba, tetapi juga untuk kebutuhan jangka panjang. (nda/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
31o
Kurs