PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan seluruh 1.404 jalan perlintasan langsung (JPL) atau perlintasan sebidang dipasangi portal otomatis pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan menekan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api.
Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI, mengatakan pemasangan portal otomatis saat ini terus dilakukan di berbagai titik perlintasan sebidang.
“Target kami itu di tahun 2027 itu 1.404 JPL ini akan dipasang portal otomatis semua,” kata Bobby di Jakarta, Rabu (23/9/2026), seperti dilansir Antara.
Menurut Bobby, penataan dan penutupan perlintasan sebidang tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran perjalanan kereta api.
Untuk merealisasikan program tersebut, anggaran sebesar Rp1,1 triliun telah disiapkan untuk pemasangan portal otomatis di 1.404 JPL.
Dalam waktu dekat, sebanyak 190 JPL yang telah dilengkapi portal otomatis akan mulai dioperasikan. Pengoperasian dilakukan setelah KAI menyelesaikan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar perlintasan.
Bobby mengatakan, pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada perlintasan yang selama ini dijaga secara swadaya oleh masyarakat sekitar.
Menurutnya, sebagian penjaga perlintasan memperoleh uang dari pengguna jalan yang melintas sehingga keberadaan portal otomatis membutuhkan proses sosialisasi dan penyesuaian di tengah masyarakat.
“Terus terang hambatannya itu masyarakatnya, terutama JPL ini yang dioperasikan dari swadaya karena mereka memungut (uang) ketika ada yang melintas dan ini terus kami sosialisasikan,” ujarnya.
KAI, kata Bobby, terus berkoordinasi dengan pemerintah dan masyarakat untuk membenahi perlintasan sebidang. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan kereta api.(ant/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

