Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 01.45 WIB dengan kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan pukul 01.57 WIB erupsi kembali dengan tinggi letusan mencapai 900 meter di atas puncak.
Sigit menjelaskan saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga), sehingga PVMBG memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.
Ia menjelaskan masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius lima km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
“Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” ucap Sigit.(ant/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

