Sabtu, 25 Juli 2026

DPR Kutuk Penembakan Warga Sipil di Yahukimo, Desak Pelaku Ditindak Tegas

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Mafirion Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Foto: Istimewa

Menurut Mafirion, konflik berkepanjangan di Papua tidak boleh terus-menerus menjadikan masyarakat sipil sebagai korban.

Ia menilai penyelesaian persoalan Papua memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui penegakan hukum, dialog yang konstruktif, pembangunan yang berkeadilan, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat Papua.

“Mau sampai kapan konflik yang menyebabkan warga sipil sebagai korban akan terus menerus terjadi? Kekerasan ini harus dihentikan. Kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat Papua dan menghambat pembangunan,” katanya.

Ia menambahkan pemerintah juga perlu mempercepat pemerataan pembangunan dan memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan hak-hak dasar warga.

Sebelumnya, tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat penembakan di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Senin (20/7/2026).

Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM dan rekaman insiden itu beredar luas di media sosial. (saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Sabtu, 25 Juli 2026
29o
Kurs