Minggu, 25 Oktober 2026

Usai Kasus MBG, Ponpes Manbaul Hikam Usulkan Pengelolaan Makanan Langsung oleh Yayasan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Subandi Bupati Sidoarjo meninjau puluhan santri Ponpes Manbaul Hikam yang baru merasakan keluhan gejala dugaan keracunan MBG, Rabu (2/9/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Pondok Pesantren Manbaul Hikam masih menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren setelah kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah santri.

KH Abdul Wahid Harun Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam mengatakan, penghentian MBG diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.

Selama masa tersebut, pihak pesantren berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

“Kami koordinasi dengan beberapa pihak dan kita merapatkan barisan bagaimana ke depan enggak terulang seperti itulah. MBG masih stop sekitar 1 bulan,” kata Gus Wahid saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (9/9/2026) siang.

Menurut Gus Wahid, respons orang tua santri terhadap penghentian sementara MBG cukup beragam. Sebagian menyerahkan keputusan kepada pihak pesantren, sementara sebagian lainnya menunjukkan kekhawatiran yang lebih besar.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Minggu, 25 Oktober 2026
27o
Kurs