Sedikitnya 21 orang terluka setelah gempa bumi bermagnitudo 4,7 mengguncang kawasan dekat Kota Naples, Italia selatan pada Jumat (31/7/2026) malam waktu setempat.
Gempa yang menjadi guncangan terkuat di wilayah tersebut dalam empat dekade terakhir itu menyebabkan kerusakan bangunan, pemadaman listrik, gangguan transportasi, hingga memaksa ratusan warga mengungsi.
Gempa terjadi sekitar pukul 19.46 waktu setempat dengan kedalaman sekitar tiga kilometer. Pusat guncangan berada di kawasan Campi Flegrei, wilayah kaldera vulkanik terbesar di Eropa yang selama beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan aktivitas seismik.
Menurut otoritas setempat, sedikitnya dua korban mengalami luka kritis. Sementara lebih dari 250 orang telah dievakuasi dari rumah mereka karena dikhawatirkan bangunan mengalami kerusakan dan berisiko runtuh.
Banyak warga memilih menghabiskan malam di luar rumah karena takut terjadi gempa susulan yang dapat memperparah kondisi bangunan.
Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi Italia menyatakan gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik yang masih berlangsung di kawasan Campi Flegrei.
Setelah gempa utama, alat pemantau mencatat sekitar 60 gempa susulan. Salah satunya berkekuatan magnitudo 3,1 yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.47 waktu setempat dan turut dirasakan warga di Bacoli, Pozzuoli, serta Naples.
Gempa juga memicu longsoran sebagian tebing di sekitar lokasi. Tim penyelamat mengingatkan masih terdapat risiko longsor lanjutan sehingga proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.
“Ada risiko tebing terus runtuh sehingga kawasan tersebut masih berbahaya,” kata seorang petugas penyelamat dilansir dari The Guardian.
Ia juga menilai kondisi tersebut sebenarnya telah diantisipasi sejak lama karena masalah stabilitas tebing sudah muncul sekitar satu setengah tahun terakhir.
Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Kota Pozzuoli yang berada dekat pusat gempa. Sebuah bangunan dilaporkan mengalami keruntuhan sebagian, sementara material bangunan menimpa sejumlah mobil yang sedang terparkir. Tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Sejauh ini, sedikitnya sembilan bangunan dinyatakan tidak layak huni setelah dilakukan inspeksi awal. Pemeriksaan terhadap bangunan lain masih terus berlangsung.
Seorang warga mengaku panik saat gempa terjadi karena guncangan berlangsung cukup lama.
“Kami semua berlari keluar rumah karena tidak mungkin tetap berada di dalam. Guncangannya sangat kuat dan kami tidak tahu harus berbuat apa. Kami berada di jalan bersama anak-anak kecil dan belum ada yang datang memberi arahan,” katanya.
Dinas pemadam kebakaran menerima banyak laporan mengenai lift yang macet akibat gangguan listrik. Selain itu, sebuah menara listrik tegangan tinggi yang memasok wilayah Agnano di Naples dilaporkan mengalami kerusakan sebagian sehingga menyebabkan gangguan pasokan listrik bagi sekitar 100.000 rumah tangga.
Otoritas pelabuhan juga menyatakan dermaga di Pozzuoli untuk sementara tidak dapat digunakan. Akibatnya, seluruh layanan feri dan kapal cepat menuju pulau-pulau di sekitarnya dihentikan sementara.
Di sektor transportasi darat, perjalanan kereta cepat mengalami gangguan dengan keterlambatan hingga enam jam. Sejumlah perjalanan juga dialihkan ke jalur alternatif hingga kondisi infrastruktur dipastikan aman.
Pihak berwenang masih melakukan penilaian terhadap dampak gempa sekaligus memantau aktivitas seismik di kawasan Campi Flegrei untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan yang lebih besar. (saf/faz)








