Mabes Polri selanjutnya menyiapkan posko tingkat pusat untuk memantau perkembangan penanganan dan menyesuaikan dukungan berdasarkan kebutuhan aktual di lapangan.
Dalam penanganan bencana, Polri bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
Polri juga mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai jumlah korban, kerusakan, tsunami, maupun potensi gempa susulan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Dalam kondisi seperti ini, informasi resmi sangat penting agar tidak menimbulkan kepanikan dan tidak mengganggu proses evakuasi maupun penanganan di lapangan,” tegas Johnny.
Polri memastikan dukungan terhadap penanganan gempa Flores akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi. Pengerahan SAR Brimob, tim kesehatan, DVI, K9, dukungan logistik, bantuan sosial, serta kekuatan Polda terdekat menjadi bagian dari upaya mempercepat pencarian, evakuasi, dan pertolongan masyarakat terdampak.
“Polri hadir untuk masyarakat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan seluruh kekuatan yang ada akan terus kami optimalkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian korban dan penanganan masyarakat terdampak,” tutur Johnny. (ant/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

