“Jadi tidak ada rumus ingin hidup di NU, tetapi ingin menghidupkan Nahdlatul Ulama karena sudah purna ekonomi,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Kikin mengaku semula tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Namun, ia akhirnya menerima amanah setelah mendapatkan penugasan resmi dari PWNU Jatim.
“Saya sudah menyatakan tidak akan mencalonkan diri. Tetapi kemudian muncul gagasan agar saya ditugaskan. Karena ini adalah penugasan dari PWNU dan disampaikan di hadapan PCNU se-Jawa Timur, maka saya siap menerima amanah tersebut,” ujar Gus Kikin.
Dia menegaskan keikutsertaannya dalam bursa Ketua Umum PBNU merupakan mandat organisasi bukan keputusan secara pribadi.
“Saya tidak mengajukan diri, tetapi saya harus maju karena memang ditugaskan menjadi salah satu kandidat Ketua Umum PBNU pada Muktamar yang akan datang,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

