Untung Sangaji Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan menjelaskan, ruangan itu awalnya dibuka untuk memenuhi kebutuhan kegiatan sekolah. Namun, di dalam ruangan justru ditemukan berbagai peralatan yang diduga sebagai senpi.
“Namun, tiba-tiba ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos, tidak ada alur,” kata Untung.
Adapun barang yang ditemukan antara lain 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 milimeter, serta senjata genggam berkaliber 40 dan 9 milimeter.
Selain itu, ditemukan tiga magasin Glock berkapasitas 30 butir amunisi, satu magasin Walther kaliber 22, satu magasin M4, dan satu alat pembuat peluru.
Jumlah narkoba yang ditemukan belum dirinci. Pihak yayasan juga belum menjelaskan pemilik maupun pihak yang diduga menyimpan seluruh barang tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

