“Bapak tidak sempat pulang. Habis ke Banjarmasin, pulang balik lagi ke Banjarmasin. Tidak sempat pulang, mau ke Banjar lagi, terus mau ke Sulawesi. Enggak balik rumah sama sekali,” imbuhnya.
Pertemuan terakhir Novia dan ayahnya terjadi sekitar sepekan sebelum Imam kembali berangkat.
“Orangnya keras, dia baik sama cucu-cucunya juga sayang. Cucu mau apa saja dikasih. Minta mainan apa dikasih, uang Rp100 ribu,” kenangnya.
Diberitakan sebelumnya, Imam telah terkonfirmasi oleh Tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian hari ketiga di perairan Laut Jawa dalam kondisi meninggal dunia.
Evakuasi dilakukan melalui udara dengan helikopter akibat terkendala cuaca buruk dan tingginya gelombang di perairan Laut Jawa.
Setelah dievakuasi, jenazah Imam itu langsung dilarikan menuju fasilitas medis terdekat di Banjarmasin untuk identifikasi dan pemulasaraan.(lta/kir/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

