Imbas ekskavator yang longsor di kawasan Jalan HR Muhammad Surabaya, Jumat (18/9/2026) kemarin, PT Jasa Marga Transjawa Tol menghentikan sementara proyek di kawasan tersebut.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa ekskavator yang longsor itu merupakan bagian dari proyek Jasa Marga untuk penguatan lereng jalan tol, pada sektor Surabaya-Gempol tepatnya dekat Jalan HR Muhammad.
Agni Mayvinna Senior Manager Representative Office 3 PT Jasa Marga Transjawa Tol menerangkan, pengerjaan proyek penguatan lereng jalan tol, untuk sementara dihentikan terlebih dahulu sampai ada hasil evaluasi dan investigasi.
“Saat ini pekerjaan perkuatan lereng dihentikan. Kami juga sedang melakukan investigasi dan evaluasi atas kejadian kemarin,” katanya waktu dikonfirmasi suarasurabaya.net, Sabtu (19/9/2026).
Berdasarkan informasi sementara dari petugas di lapangan, kata Agni, insiden itu terjadi saat alat pancang telah berada di titik, dan sedang melakukan proses pemancangan.
“Dari informasi yang kami dapat dari lapangan, pada saat proses pemancangan berlangsung, alat kehilangan kestabilan dan kemudian roboh ke arah sisi jalan arteri,” katanya
Agni menjelaskan, proses evakuasi ekskavator telah selesai dilakukan sejak semalam. Meski begitu, pihaknya masih melakukan evaluasi dengan sejumlah pihak terkait.
“Ya, untuk alat pancang sudah berhasil dievakuasi kemarin malam. Bersamaan dengan itu, lalu lintas di Jalan HR Muhammad juga kembali normal sejak semalam,” ungkapnya. (kir/bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

