“Kita memerlukan tata kelola yang lebih kuat, pendidikan kesehatan yang lebih baik, dan transformasi digital. Kita juga harus memperkuat kerja sama regional, berbagi pengetahuan, dan saling belajar dari pengalaman satu sama lain,” ujar Wamenkes dalam keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Selasa (3/11/2026).
Dia berharap konferensi tersebut menghasilkan rekomendasi praktis dan komitmen nyata untuk memperkuat pembangunan tenaga kesehatan.
Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara kawasan dalam menghadapi tantangan pemenuhan SDM kesehatan.
Anna Kurniati Ketua AAAH yang juga menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes mengatakan, tantangan pembangunan tenaga kesehatan semakin kompleks.
Selain ketimpangan distribusi, negara-negara juga menghadapi peningkatan populasi lanjut usia, tingginya beban penyakit tidak menular, munculnya penyakit infeksi baru, serta dampak perubahan iklim.
NOW ON AIR SSFM 100

