“Ketika Pasal 5 menyatakan Iran akan melakukan pengaturan, itu berarti Iran yang menentukan rute dan mekanisme yang diperlukan. Kalau Amerika menganggap perlu ada koridor yang ditambahkan atau dihapus, mereka seharusnya berkonsultasi dengan Iran,” ujarnya.
Araghchi menjelaskan, rute yang ditetapkan Teheran telah mempertimbangkan keamanan dan keselamatan navigasi karena operasi pembersihan ranjau masih berlangsung.
Koridor alternatif disebut mulai digunakan sekitar 10 hari setelah Selat Hormuz dibuka kembali, meski masih tersisa sekitar dua pekan sebelum tenggat pelaksanaan kesepakatan berakhir.
Iran mengaku telah berulang kali memperingatkan Washington melalui jalur komunikasi langsung yang dibentuk setelah perundingan di Swiss. Pesan serupa juga disampaikan melalui mediator Qatar dan Pakistan.
“Saya secara pribadi menyampaikan pesan-pesan tersebut, baik secara langsung maupun melalui mediator Qatar dan Pakistan,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

