Senin, 20 Juli 2026

Iran Sebut Tindakan AS Justru Mengingatkan pada Perilaku Kelompok Teroris

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Donald Trump (kiri) Presiden AS dan Pete Hegseth (kanan) Menteri Perang AS. Foto: NPR

Esmail Baqaei Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemlu) Iran mengecam keras serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah fasilitas sipil di Iran.Ia bahkan menilai tindakan AS itu mengingatkan pada perilaku kelompok teroris yang selama ini justru diklaim sedang diperangi Washington.

Melalui unggahan di akun X, Baqaei menyinggung AS yang dulu menampilkan diri sebagai pembela tatanan global, liberalisme, dan perang melawan terorisme. Namun, menurutnya, negara itu kini justru mempertontonkan penghancuran jembatan dan fasilitas sipil sebagai pencapaian.

Melansir laporan Tasnim News, Minggu (19/7/2026), Baqaei mengatakan, Menara Pengawasan Maritim Chabahar yang merupakan fasilitas sipil untuk keselamatan pelayaran dan navigasi, sengaja diserang AS pada 16 Juni. Ia menyebut serangan itu sebagai bagian dari agresi AS yang berlangsung sejak 28 Februari.

Ia juga mengkritik tindakan Pete Hegseth Menteri Perang AS yang disebutnya dengan bangga merilis rekaman runtuhnya menara tersebut.

Menurut Baqaei, jika memungkinkan, pejabat AS itu mungkin juga akan menayangkan serangan rudal mematikan terhadap sekolah di Minab dan pembantaian warga sipil di Lamerd dengan kebanggaan yang sama.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 20 Juli 2026
26o
Kurs