Pemerintah Iran menyatakan aktivitas penjualan minyak mentah dan produk petrokimia kini semakin mudah setelah tercapainya nota kesepahaman dengan Amerika Serikat yang membuka ruang pelonggaran sejumlah pembatasan perdagangan.
Esmaeil Baghaei juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, kesepakatan tersebut memberikan dampak positif terhadap ekspor energi Iran, khususnya minyak dan produk turunannya.
“Kondisi penjualan minyak dan produk petrokimia menjadi jauh lebih mudah,” kata Baghaei dilansir dari Antara pada Rabu (1/7/2026).
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Kantor Pengawasan Aset Asing (Office of Foreign Assets Control/OFAC) di bawah Departemen Keuangan Amerika Serikat menerbitkan lisensi umum yang mengizinkan transaksi terkait produksi, penjualan, pengiriman, hingga pembongkaran minyak mentah, produk petrokimia, dan produk minyak bumi Iran.
Lisensi tersebut berlaku hingga 21 Agustus dan menjadi salah satu langkah konkret setelah kedua negara mencapai nota kesepahaman untuk meredakan ketegangan hubungan bilateral.









