Selain kualitas konstruksi, Hera menekankan pentingnya memperhatikan desain geometrik jalan, terutama pada ruas pegunungan yang memiliki tikungan tajam maupun tanjakan.
Menurutnya, kebutuhan desain jalan harus disesuaikan dengan karakteristik lalu lintas, termasuk dominasi kendaraan berat seperti truk.
Hera mencontohkan, kawasan pelabuhan yang membutuhkan median lebih lebar agar kendaraan besar memiliki ruang manuver yang aman saat berputar.
Tidak hanya itu, keberadaan rambu lalu lintas dan marka jalan juga dinilai sebagai bagian yang tidak boleh diabaikan dalam program peningkatan infrastruktur.
“Rambu dan marka merupakan panduan bagi pengguna jalan. Penempatan marka harus benar agar pengendara mengetahui lokasi yang aman untuk menyalip maupun yang dilarang,” tutur Hera.







