Sejumlah tokoh yang diulas antara lain KH. Adlan Aly, ulama ahli Al-Qur’an, mursyid tarekat, sekaligus pendiri PP Putri Walisongo Cukir yang memelopori pendirian Madrasah Mu’allimat pada 1951.
Ada pula KH. Musta’in Romly, pendiri Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) dan mursyid TQN yang dikenal dengan gagasan “Berotak London, Berhati Masjidil Haram”.
Sementara KH. As’ad Umar ditampilkan melalui kiprahnya memodernisasi Pesantren Darul ‘Ulum dengan mengembangkan sekolah unggulan, perguruan tinggi, hingga fasilitas kesehatan.
Buku tersebut juga mengulas KH. Abdus Salam sebagai salah satu perintis Pesantren Tambakberas yang meletakkan dasar tradisi keilmuan dan dakwah di Jombang.
Dari sisi sejarah awal NU, terdapat profil KH. Abdul Hamid Chasbullah, A’wan HBNO 1926 sekaligus utusan Muktamar NU kedua pada 1927.

NOW ON AIR SSFM 100

