Kamis, 20 Agustus 2026

Jelang Muktamar ke-35 NU, 21 Masyayikh Diabadikan dalam Buku

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi buku 21 masyayikh NU Jombang yang diterbitkan menjelang Muktamar ke-35 NU. Foto: Panitia Muktamar ke-35 NU

Sejumlah tokoh yang diulas antara lain KH. Adlan Aly, ulama ahli Al-Qur’an, mursyid tarekat, sekaligus pendiri PP Putri Walisongo Cukir yang memelopori pendirian Madrasah Mu’allimat pada 1951.

Ada pula KH. Musta’in Romly, pendiri Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) dan mursyid TQN yang dikenal dengan gagasan “Berotak London, Berhati Masjidil Haram”.

Sementara KH. As’ad Umar ditampilkan melalui kiprahnya memodernisasi Pesantren Darul ‘Ulum dengan mengembangkan sekolah unggulan, perguruan tinggi, hingga fasilitas kesehatan.

Buku tersebut juga mengulas KH. Abdus Salam sebagai salah satu perintis Pesantren Tambakberas yang meletakkan dasar tradisi keilmuan dan dakwah di Jombang.

Dari sisi sejarah awal NU, terdapat profil KH. Abdul Hamid Chasbullah, A’wan HBNO 1926 sekaligus utusan Muktamar NU kedua pada 1927.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
27o
Kurs