Senin, 5 Oktober 2026

Jelang Muktamar ke-35 NU, 21 Masyayikh Diabadikan dalam Buku

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi buku 21 masyayikh NU Jombang yang diterbitkan menjelang Muktamar ke-35 NU. Foto: Panitia Muktamar ke-35 NU

Sejumlah tokoh yang diulas antara lain KH. Adlan Aly, ulama ahli Al-Qur’an, mursyid tarekat, sekaligus pendiri PP Putri Walisongo Cukir yang memelopori pendirian Madrasah Mu’allimat pada 1951.

Ada pula KH. Musta’in Romly, pendiri Universitas Darul ‘Ulum (UNDAR) dan mursyid TQN yang dikenal dengan gagasan “Berotak London, Berhati Masjidil Haram”.

Sementara KH. As’ad Umar ditampilkan melalui kiprahnya memodernisasi Pesantren Darul ‘Ulum dengan mengembangkan sekolah unggulan, perguruan tinggi, hingga fasilitas kesehatan.

Buku tersebut juga mengulas KH. Abdus Salam sebagai salah satu perintis Pesantren Tambakberas yang meletakkan dasar tradisi keilmuan dan dakwah di Jombang.

Dari sisi sejarah awal NU, terdapat profil KH. Abdul Hamid Chasbullah, A’wan HBNO 1926 sekaligus utusan Muktamar NU kedua pada 1927.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
26o
Kurs