Penundaan selama itu dinilai bisa menambah beban travel, karena kontrak hotel jemaah di Makkah maupun Madinah, bisa lebih mahal lagi karena sudah disesuaikan dengan jadwal perjalanan awal.
“Jadi reschedule itu paling cepat mungkin di awal November. Nah apabila di-refund, ya kita harus segera mencari alternatif tiket pengganti yang tidak melalui Jakarta. Seperti dari bandara-bandara lain maupun bandara transit seperti Singapura atau Malaysia,” jelasnya.
Masalahnya lagi, tiket pengganti tidak mudah diperoleh karena banyak jemaah dan travel lain yang menghadapi persoalan serupa.
“Cari tiket pengganti juga tidak semudah mencari beli gorengan. Karena banyak yang terdampak juga. Jadi kita harus cepet-cepetan, mana yang ada itu harus segera kita selamatkan,” ujar Sufyan.
Selain sulit dicari, biaya tiket pengganti juga cukup mahal. Sufyan menyebut sedikitnya dibutuhkan sekitar Rp10 juta hingga Rp11 juta untuk setiap jemaah.

NOW ON AIR SSFM 100

