“Yang travel dari Jawa Timur yang saya tahu, anggota AMPHURI, itu ada dua travel yang sudah laporan kepada kami. Kalau dari asosiasi lain atau travel yang nonasosiasi, kita enggak punya datanya,” jelasnya.
Sufyan berharap pemerintah turut mencari solusi, terutama dengan mengoptimalkan bandara alternatif agar jemaah yang tertahan maupun batal berangkat segera mendapat kepastian.
“Harapan kami di sinilah pemerintah harusnya hadir karena memang bisnis PPIU ini, bisnis travel ini adalah bisnis yang risiko tinggi. Kehadiran pemerintah dalam menjembatani atau mungkin membuka alternatif bandara selain Bandara Soekarno-Hatta itu harus segera diambil supaya baik yang cancel flight maupun yang akan balik ke Tanah Air ini bisa segera teratasi,” pungkasnya. (bil/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

