”Untuk titik rawan atau daerah pantauan khusus secara tahunan sudah kami petakan. Nanti mendekati masa angkutan Nataru tinggal kita verifikasi kembali apakah titiknya masih sama atau perlu ada penambahan,” jelasnya.
Peningkatan prasarana seperti perbaikan dan penggantian rel itu ditargetkan selesai pada awal Desember sebelum memasuki masa angkutan Nataru.
“Target kami sebelum Nataru sudah selesai, karena ada penambahan perjalanan kereta api. Harapannya dengan ada peningkatan keselamatan di 15 titik tersebut dapat semakin menjamin keselamatan perjalanan kereta,” jelasnya.
Sementara penambahan angkutan kereta api, Daop 8 masih melakukan pembahasan secara menyeluruh.
“Jadi tidak bisa kita lihat parsial hanya di Daop 8. Namun demikian, ketersediaan sarananya apakah juga dipakai di daop lain atau gimana, nanti kita info,” tutupnya. (lta/saf/ipg)






