Selasa, 27 Oktober 2026

Siswa Diimbau Tak Bergantung pada AI untuk Mengerjakan Tugas

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Seorang anak menggunakan chatbot AI sistem pada aplikasi seluler untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya. Foto: Getty Images

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengingatkan siswa agar tetap berpikir kritis saat memanfaatkan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Teknologi tersebut sebaiknya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan jalan pintas untuk menyelesaikan tugas sekolah.

Fifi Aleyda Yahya Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, menegaskan bahwa AI tidak dapat menggantikan kemampuan berpikir, nurani, maupun insting manusia.

“Kalau ada tugas jangan hanya meminta AI memberikan jawabannya langsung, kemudian langsung disalin. Tapi coba tanya, mengapa jawabannya seperti ini? Dan kita perlu meng-crosscheck kembali, jangan semata-mata bergantung pada satu sumber,” kata Fifi, Selasa (27/10/2026).

Fifi mengimbau siswa membiasakan diri membandingkan informasi dari AI dengan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti penjelasan guru, keterangan ahli, dan bacaan ilmiah.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 27 Oktober 2026
28o
Kurs