Irjen Pol. Hengki Kapolda Banten memastikan temuan pelampung kedua dalam operasi pencarian kapal Arupadhatu 1, bukan merupakan perlengkapan keselamatan milik kapal tersebut.
Kepastian itu diperoleh setelah polisi meminta keterangan Sandi Wiyasa, pemilik kapal Arupadhatu 1 yang ditumpangi rombongan wartawan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, namun hilang kontak di laut Sunda.
“Penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama, kita sudah interogasi tadi malam dari Kasubdit Gakkum Polairud, itu bukan sarana milik kapal Arupadhatu 1,” kata Hengki saat membuka operasi pencarian menggunakan KP Sanjaya di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Sabtu (12/9/2026) dikutip Antara.
Hengki mengatakan, temuan sebelumnya berupa satu life jacket dan pelampung berwarna putih juga telah dipastikan bukan milik Arupadhatu 1.
“Jadi, baik dari penemuan yang pertama berupa satu life jacket maupun pelampung warna putih, itu sudah jelas hasil dari pemeriksaan interogasi kita kepada pemilik kapal Bapak Sandi Wiyasa, itu bukan merupakan sarana keselamatan atau life jacket yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 yang sedang kita cari, termasuk penemuan yang kemarin hari keempat, ada satu life jacket juga sama (bukan milik kapal tersebut),” paparnya.

NOW ON AIR SSFM 100

