Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tercatat meluas hingga sekitar 520 hektare pada, Minggu (10/8/2026).
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) usai meninjau langsung kondisi kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Minggu, mengatakan proses pemadaman tidak mudah karena medan Bromo cukup sulit dijangkau.
Selain itu, perubahan arah angin menjadi salah satu kendala utama karena bisa membuat api kembali menyebar ke area lain.
“Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Angin yang berubah-ubah menjadi salah satu kendala utama karena dapat menyebabkan api kembali menyebar ke kawasan lain,” kata Emil seperti dikutip Antara.
Berdasarkan data sementara, vegetasi yang terbakar meliputi hamparan rumput khas pegunungan dan sejumlah tanaman di kawasan konservasi, termasuk bunga edelweiss.

NOW ON AIR SSFM 100

