Sedangkan untuk satu helikopter PK-DBM masih dijadwalkan menjalani perawatan sebelum memulai pemadaman dan baru kembali beroperasi pada, Selasa (11/8/2026) besok.
“Akan dilaksanakan Briefing di Baseops Abd. Saleh untuk menentukan titik koordinat target operasi, kesiapan Heli dan penyampaian visualisai cuaca,” jelasnya.
Selain operasi jalur udara, pemadaman dari darat juga dimaksimalkan dengan menerjunkan dua truk pemadam kebakaran, dua truk tangki, satu kendaraan L300 bermuatan tandon air, serta satu unit drone water spray.
Di sisi lain tim gabungan juga melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Argowulan atau Lembah Dingklik. Satriyo menyebut BPBD Kabupaten Pasuruan bersama TNBTS disiagakan di kawasan tersebut untuk mengantisipasi rambatan api.
“Dari total area terdampak sekitar 550 hektare, vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar,” jelasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

