Satgas udara menyiagakan delapan armada untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).
Armada tersebut digunakan untuk patroli udara, pemadaman melalui water bombing, hingga mendukung operasi modifikasi cuaca.
Marsekal Pertama TNI Sidik Setyono Komandan Lanud Supadio mengatakan, enam armada ditempatkan di Lanud Supadio, sementara dua armada lainnya dikerahkan ke Kabupaten Ketapang.
“Sebanyak enam armada ditempatkan di Lanud Supadio untuk mendukung patroli udara dan water bombing, sedangkan dua armada lainnya digeser ke Kabupaten Ketapang yang memiliki jumlah hotspot cukup tinggi,” kata Sidik di Sungai Raya, Sabtu (22/8/2026).
Ketapang dipilih sebagai salah satu lokasi penempatan armada karena memiliki jumlah titik panas yang relatif tinggi. Selain Ketapang, wilayah dengan jumlah hotspot tinggi juga terdeteksi di Kubu Raya dan Mempawah.

NOW ON AIR SSFM 100

