Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan seluruh kebutuhan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap kedua untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pesawat yang akan digunakan dalam operasi tersebut telah disiagakan di Kalsel. Sementara itu, bahan semai juga sudah tersedia di bandara sehingga OMC dapat langsung dilakukan ketika kondisi cuaca memenuhi persyaratan.
Ariansyah Kasubbid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel mengatakan, pelaksanaan OMC masih menunggu informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai keberadaan awan yang berpotensi untuk disemai.
“Untuk OMC kita sudah siapkan pesawatnya, sudah kita coba standby-kan di Kalimantan Selatan, dan juga bahan semai juga tersedia,” kata Ariansyah di Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Ariansyah, hingga saat ini belum terdapat awan potensial yang dapat dilakukan penyemaian. Karena itu, tim Satgas Karhutla masih memantau perkembangan kondisi atmosfer di wilayah Kalsel.
“Kita tinggal menunggu informasi terkait dengan kesiapan awan yang potensial,” ujarnya dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, berdasarkan prakiraan BMKG, dalam sepekan ke depan belum ada potensi hujan signifikan di sebagian besar wilayah Kalsel. Namun, hujan lokal masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah bagian utara.
“Hujan lokal di area utara Kalimantan Selatan, terutama di wilayah Kabupaten Tabalong,” katanya.
BPBD Kalsel bersama BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca untuk menentukan waktu pelaksanaan OMC. Operasi akan dilakukan ketika awan yang memenuhi kriteria penyemaian terdeteksi. (ant/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

