“Semua ini agar muktamar lebih transparan, terkendali dan menggunakan mekanisme yang terukur. Mudah-mudahan dengan adanya command center ini layanan menjadi lebih mudah, cepat mengatasi masalah dan segera mencarikan jalan keluar,” tambahnya.
Saat ini persiapan muktamar difokuskan pada penyempurnaan layanan kepada peserta. Sarana dan prasarana saat ini hampir seluruhnya selesai dan panitia mulai melakukan simulasi pelayanan.
“Persiapan terutama yang menyangkut hal-hal pelayanan terhadap peserta. Sarana-prasarana sudah hampir selesai semua. Sekarang menyempurnakan layanan dan sudah mulai simulasi,” ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, sumber daya manusia yang akan terlibat dalam pelayanan telah mengikuti bimbingan teknis sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan secara optimal selama pelaksanaan muktamar.
Terkait rencana pembukaan muktamar oleh Prabowo Subianto Presiden, Gus Ipul mengatakan telah mengundang Presiden secara resmi dan berkoordinasi dengan protokol Istana. Panitia berharap agenda tersebut dapat berlangsung sesuai dengan rencana.
Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dengan agenda utama membahas berbagai persoalan organisasi serta arah perjalanan NU ke depan.(ant/kir/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

