“Kita akan tambahkan beberapa titik air karena menghitung jumlah air di Kaliandra tadi kurang maksimal, sehingga kita mengagendakan titik-titik air baru yang bisa dipakai,” jelasnya.
Di sisi lain, BPBD Jatim telah menyiapkan skenario apabila kebakaran kembali meluas. Yakni melalui Satgas Penanganan Kebakaran yang sebelumnya dibentuk saat karhutla Gunung Bromo.
Satgas tersebut tetap disiagakan agar dapat dikerahkan sewaktu-waktu untuk membantu pemadaman di Arjuno-Welirang. Meski demikian, Gatot berharap satu titik api yang tersisa dapat dipadamkan sepenuhnya pada malam hari ini.
Di sisi lain petugas belum dapat menghitung luasan area yang terbakar di Arjuno-Welirang menggunakan drone karena terkendala sinyal di wilayah tersebut.
“Dampaknya belum bisa dilakukan penghitungan karena di daerah tersebut kesulitan sinyal. Apabila dilakukan pemetaan udara, khawatirnya drone tidak sampai sinyalnya dan jatuh,” ungkapnya. (wld/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

