Polda Metro Jaya mengerahkan personel dan sejumlah unit pendukung untuk menangani kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya menurunkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI).
Tim tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mendukung proses penanganan dan identifikasi korban apabila diperlukan.
Biddokkes Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri dalam proses penanganan di lokasi.
Berdasarkan pembaruan sementara, satu korban telah dirujuk ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis setelah mengalami hipoksia atau kondisi ketika tubuh kekurangan pasokan oksigen.
“Biddokkes Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi untuk memastikan dukungan kesehatan dalam proses penanganan kebakaran berjalan optimal,” kata Kombes Pol. Henik Maryanto Dansat Brimob Polda Metro Jaya.
Menurut Henik, kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk ketika terjadi kebakaran.
“Setiap personel Brimob dituntut selalu siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat. Kami hadir untuk mendukung penanganan kebakaran, membantu pengamanan lokasi, serta memastikan masyarakat tetap terlindungi selama proses berlangsung,” ujarnya dilansir dari Antara.
Selain unsur kesehatan dan DVI, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengerahkan 72 personel ke lokasi. Mereka bertugas melakukan sterilisasi area, membangun perimeter pengamanan, serta membantu petugas pemadam kebakaran selama proses penanganan berlangsung.
Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo Direktur Samapta Polda Metro Jaya mengatakan, pengamanan difokuskan pada pencegahan masyarakat memasuki area yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Prioritas kami memastikan lokasi tetap steril dan masyarakat tidak memasuki area berbahaya. Personel juga membantu proses penanganan kebakaran dan bersiaga di sekitar lokasi,” kata Wahyu.
Sementara itu, Sat Brimob Polda Metro Jaya menurunkan Tim SAR Batalyon A Pelopor dan personel Detasemen Gegana. Polisi juga mengerahkan kendaraan Water Cannon untuk mendukung proses pemadaman dan pengamanan kawasan sekitar gedung.
Petugas gabungan terus melakukan penanganan di lokasi sekaligus memastikan area terdampak tetap steril. Masyarakat diminta tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti arahan petugas agar proses pemadaman maupun penanganan korban tidak terganggu.
Polisi juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat untuk menghubungi Layanan Kepolisian 110. Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam. (ant/saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

