Titik api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.40 WIB setelah seorang warga melihat kepulan asap dari dalam kawasan hutan.
Laporan warga kemudian diteruskan kepada Perhutani, BPBD Kabupaten Lumajang, Koramil 0821/09 Pasirian, Polsek Pasirian, dan Pemerintah Desa Condro. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Karena medan lokasi sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran, petugas mengandalkan metode manual untuk mengendalikan api. Upaya pemadaman dilakukan menggunakan gepyok dari ranting basah, cakar besi, serta pembuatan sekat bakar guna menghentikan penyebaran api.
Menurut Isnugroho, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar dua jam tanpa menimbulkan korban jiwa maupun mengancam permukiman warga.
“Kecepatan api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar dua jam tanpa menimbulkan korban jiwa maupun mengancam permukiman warga,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

