Kamis, 20 Agustus 2026

Kemen PPPA Dorong 79 Juta Anak Bersuara Hadapi Krisis Iklim

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Devy Nia Pradhika Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah I Kemen PPPA. Foto: Humas Kemen PPPA

“Kondisi tersebut membuat persoalan iklim tidak lagi sekadar isu lingkungan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak anak,” katanya.

Devy menambahkan, berdasarkan perkiraan UNICEF, sekitar satu miliar anak di dunia saat ini tinggal di wilayah yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Karena itu, Indonesia tidak bisa memandang krisis iklim hanya sebagai urusan pemerintah atau orang dewasa.

“Indonesia memiliki sekitar 79 juta anak, hampir sepertiga dari seluruh penduduk Indonesia. Artinya, suara kalian sangat penting,” ujarnya.

Kemen PPPA mendorong anak dan remaja mulai terlibat melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, menghemat air dan listrik, menanam pohon, serta mengajak lingkungan sekitar menerapkan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.

Tata Sudrajat Senior Director Advocacy, Campaign and Government Relations Save the Children Indonesia mengatakan, pelibatan anak merupakan bagian dari pemenuhan hak partisipasi mereka dalam merespons krisis iklim.

Menurutnya, peningkatan pengetahuan saja tidak cukup apabila tidak diikuti dengan tindakan nyata. “Kami berharap ada aksi-aksi yang dilakukan oleh teman-teman muda untuk merespon iklim yang saat ini sedang kita hadapi bersama,” kata Tata. (lea/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
32o
Kurs