Pemerintah, kata dia, akan melakukan OMC secara masif ketika terdapat bibit awan hujan. Langkah tersebut tidak hanya dilakukan di wilayah yang sedang mengalami karhutla, tetapi juga di daerah yang masih aman untuk menjaga kondisi lahan tetap basah.
“Sedikit apapun potensi awan hujan tersebut, kita akan OMC. Termasuk di daerah-daerah atau kabupaten yang bukan daerah karhutla. Jadi tetap kita akan lakukan OMC untuk pembasahan paling tidak,” kata Raja Juli.

Selain OMC, pemerintah juga memaksimalkan water bombing, terutama untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau pasukan darat.
Untuk penguatan pasukan darat, Kemenhut menyiapkan sekitar 5.000 pegawai untuk diperbantukan atau BKO, terutama di enam provinsi yang dinilai rawan karhutla berbasis gambut.

NOW ON AIR SSFM 100

