Wahyudi Anas Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk kegiatan transportasi lintas pulau yang diselenggarakan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang berjalan aman dan tercukupi.
“Kita melakukan pengecekan layanan distribusi BBM subsidi untuk mendukung kegiatan transportasi lintas pulau yang dilaksanakan oleh ASDP,” kata Wahyudi Anas Kepala BPH Migas dilansir dari Antara, pada Jumat (11/9/2026).
Wahyudi mengatakan, beberapa hari terakhir terjadi kepadatan kendaraan di ASDP Cabang Ketapang, dan mengakibatkan antrean kendaraan yang cukup panjang.
Namun,ia memastikan distribusi BBM subsidi untuk kapal-kapal yang dioperasikan ASDP terpenuhi, sehingga aktivitas transportasi diharapkan tidak terkendala.
“Beberapa hari yang lalu memang terjadi peningkatan kegiatan layanan ASDP untuk menyeberangkan masyarakat, kendaraan, maupun angkutan barang dan terjadi kenaikan cukup signifikan,” ujarnya.
Dari data ASDP Cabang Ketapang kata Wahyudi, kenaikan transportasi kendaraan roda dua meningkat 42 persen, kemudian roda empat dan angkutan penumpang 8 persen dan kendaraan truk logistik naik 12 persen.
Selain peningkatan jumlah kendaraan, ia menjelaskan bahwa antrean kendaraan di ASDP Cabang Ketapang juga disebabkan masih adanya pembangunan untuk peningkatan kapasitas dermaga, sehingga pelayanan tidak berjalan normal.
Oleh karena itu, pihaknya merekomendasikan agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendatangkan kapal dengan kapasitas lebih besar ke ASDP Cabang Ketapang.
“BPH telah merekomendasikan penambahan kapal ukuran besar untuk membantu peningkatan angkutan penyeberangan dengan dioperasikan menggunakan BBM subsidi dan semua telah menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Sementara itu, data dari Pertamina Niaga menyebutkan bahwa kebutuhan BBM subsidi setiap bulan di ASDP Cabang Ketapang yaitu mencapai 26 kilo liter (KL) dan dipastikan terdistribusi serta tidak ada kendala dalam pendistribusiannya.(ant/ris/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

