Ia mengalami sejumlah luka akibat insiden yang terjadi di tengah situasi massa yang memanas.
Puan meminta aparat tidak berhenti pada penanganan korban, tetapi juga mengungkap secara terang siapa saja yang terlibat dalam kekerasan maupun kericuhan tersebut.
“Dituntaskan dengan sebaik-baiknya,” tegas Puan.
Kerusuhan tersebut bermula setelah aksi demonstrasi digelar sejumlah kelompok masyarakat di depan Gedung DPR, Senayan, pada 27 Agustus. Situasi kemudian memanas ketika aparat gabungan memukul mundur massa dari kawasan Kompleks Parlemen hingga bergerak ke arah Slipi dan Pejompongan.
Dalam perkembangan kasus tersebut, muncul dugaan adanya keterlibatan massa organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya yang dikaitkan dengan Hercules dalam aksi kekerasan terhadap warga. Namun, pihak GRIB Jaya telah membantah tudingan keterlibatan dalam kerusuhan.

NOW ON AIR SSFM 100

