Selasa, 15 September 2026

Khofifah Minta MPLS Sekolah Rakyat Harus Bebas Perundungan

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (tengah) bersama M Sanusi Bupati Malang saat berada di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Jawa Timur, Jumat (31/7/2026). Foto: Antara

Sementara itu Warsito Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Malang I menyampaikan MPLS akan dimaksimalkan untuk mengenalkan setiap kegiatan dan lingkungan tempat belajar bagi siswa dan siswi.

“Jadi selama 40 hari anak-anak ini habitual atau untuk pembiasaan 40 hari dulu untuk siswa baru, mulai dari menata kasur, membersihkan, kemudian mencuci, dan pengenalan lainnya,” kata dia.

Setelah itu, pihaknya akan memetakan bakat pelajar menggunakan metode talent DNA dan hasil dari proses yang dilakukan, salah satunya ditujukan sebagai acuan penempatan peserta didik di dalam program ekstrakurikuler.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Malang menampung ratusan murid, terdiri atas 59 pelajar SD, 118 pelajar SMP, dan 94 pelajar SMA.

Kemudian, ada 77 pelajar dari Sekolah Rakyat rintisan di Singosari, Kabupaten Malang yang juga menjalani masa pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 15 September 2026
27o
Kurs