Rabu, 5 Agustus 2026

Korban KMP Mutiara Sentosa 2 di RS PHC Surabaya Bertambah, Total 11 Orang Masih Dirawat

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Dokter Rony Kurniawan Hospital Director RS PHC Surabaya ketika berbicara kepada awak media pada Selasa (4/8/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 yang menjalani perawatan di RS PHC Surabaya bertambah satu orang pada Selasa (4/8/2026).

Dokter Rony Kurniawan Hospital Director RS PHC Surabaya menyatakan, total korban luka yang ditangani berjumlah 12 orang, dengan satu di antaranya sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan pada Senin (3/8/2026).

“Siang tadi nambah satu lagi (pasien ke-12). Total sebelas (rawat inap),” katanya ditemui di rumah sakit, Selasa.

Menurut Rony, satu pasien terbaru mengalami kondisi serupa dengan korban lain yang sebelumnya dirawat, yakni mual, muntah, kelelahan, serta penurunan kondisi fisik setelah insiden kebakaran kapal.

Namun secara keseluruhan pasien sudah diberi cairan dalam proses pemulihan kondisi kesehatan.

“Sementara kami belum ada informasi. Jadi sepertinya yang ini mungkin kloter yang terakhir. Karena kita enggak ada informasi. Tapi kita enggak tahu, ya, perkembangannya seperti apa,” bebernya.

Secara keseluruhan, Dokter Rony menyebut, fisik semua pasien sudah mulai stabil. Ada trauma psikis namun masih bisa berkomunikasi dengan baik.

“Terus makannya sudah mulai bisa, ya. Yang anak-anak juga sudah mulai ceria, ya. Ketemu sama ini, apa, ibunya dan kakaknya (setelah) terpisah kapal (penyelamat) itu, ya,” katanya.

Apabila kondisi kesehatan terus membaik, sebagian pasien diperkirakan dapat dipulangkan dalam satu hingga dua hari ke depan. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan dokter yang menangani masing-masing pasien.

“Tapi nanti nunggu keputusan dokter, karena dokter yang mengikuti dari waktu ke waktu kan,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 62 korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menggunakan Kapal Negara (KN) Masalembo pada Selasa (4/8/2026).

Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii Kepala Basarnas RI mengatakan, jumlah itu merupakan pembaruan data dari sebelumnya 57 orang pada Senin (3/8/2026).

Basarnas mencatat, jumlah korban terbaru menjadi 238 orang. Angka ini tertambah setelah sebelumnya pada Senin (4/8/2026) berjumlah 233 orang. (lta/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 5 Agustus 2026
26o
Kurs