Menurut Kristianto, relawan dan personel SAR gabungan telah membungkus dengan kantong jenazah, serta mengamankan korban agar proses lifting menuju punggung gunung dapat dilakukan dengan aman.
“Selasa sore kami fokus melakukan persiapan lifting. Korban sudah dibungkus dan dipersiapkan agar proses pengangkatan ke punggung gunung dapat berlangsung dengan aman,” ujarnya.
Evakuasi dijadwalkan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Personel akan bersiaga sejak pukul 06.00 WIB sebelum bergerak menuju lokasi penemuan.
Kristianto menjelaskan, kondisi medan membuat jenazah tidak memungkinkan dibawa menggunakan tandu secara langsung. Karena itu, proses evakuasi akan dilakukan secara estafet hingga Pos 2.
“Ketika korban sudah berhasil diangkat ke punggung gunung, selanjutnya akan dibawa secara estafet sampai Pos 2. Kondisi lapangan memang tidak memungkinkan untuk menggunakan tandu,” jelasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

