Adapun Bandara Salakanagara Tanjung Lesung (WIHI) dinyatakan kembali beroperasi melalui NOTAM C1138/26, berlaku mulai pukul 09.50 WIB hingga 23.59 WIB.
Hermana menjelaskan, penerbitan NOTAM tersebut mempertimbangkan perubahan kondisi sebaran abu vulkanik yang sebelumnya mengganggu operasional penerbangan.
Setelah dilakukan evaluasi keselamatan dan pembaruan informasi aeronautika, sejumlah bandara dinilai dapat kembali melayani penerbangan.
AirNav juga tidak hanya mengandalkan pemantauan kondisi udara. Hasil paper test volcanic ash atau pengujian keberadaan abu vulkanik di sejumlah lokasi bandara terdampak turut menjadi bahan evaluasi.
“Selain itu, perkembangan kondisi di lapangan juga menjadi bagian dari pemantauan, antara lain dengan memerhatikan hasil paper test volcanic ash yang dilakukan secara berkala di lokasi bandara-bandara terdampak, yang menunjukkan hasil negatif,” jelas Hermana.

NOW ON AIR SSFM 100

