AirNav Ungkap Alasan 6 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Senin, 7 September 2026 | 14:55 WIB
Ilustrasi - Pesawat Garuda Indonesia mulai beroperasi di Bandara Radin Inten II setelah penutupan akibat terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Foto: Bandara Radin Inten II
Hasil pengujian tersebut menjadi salah satu indikator dalam memastikan kondisi di sekitar bandara.
Namun, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan abu vulkanik tetap dilakukan secara berkelanjutan.
AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperbarui informasi mengenai aktivitas vulkanik dan sebaran abu. Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kondisi operasional penerbangan.
“Pemantauan dan pembaruan informasi aeronautika dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan operasional penerbangan tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan,” kata Hermana.(ant/saf/ipg)